Hilang
Mencintai
ibarat membakar dupa
Dicintai sama
halnya dibakar rasa
Lama mewangi
habis juga akhirnya
Indah syair
dawai cinta
Halus merambah
hati yang sepah
Hingga lelah
ia bersenandung indah
Campakkan bunga
tinggalkan begitu saja
Aku tak
pernah inginkan hilang
Tapi hilang
akhirnya datang
Dengan jejak
kebohongan mengikutinya
Dalam diam
aku menunggu
Ketika waktu
yang akan menandai
Sebuah kebohongan
yang disangkal oleh lidah seorang pengecut
Yang
mengatas namakan dirinya sebagai pecinta
Menghambur
rasa menanam luka
Tapi harus sampai kapan
Waktu akan memberi sebuah keikhlasan?
Karena hati telah lelah untuk mencoba
Hingga akumulasi keputusasaan kembali mengingatkan
hilang akan selamanya hilang
tak akan pulang, tak akan datang
sebuah puisi sederhana yang tertulis karena rasa, semoga rasaku akan menjadi sama, hilang dan tak akan pernah kembali....
14 Februari 2013
No comments:
Post a Comment